9 #TulisanRingan : PS Sleman Kembali

 

            Akhirnya perjalanan yang sempat mandek karena virus sialan itu dapat di kompromikan oleh Federasi. Dahagaku untuk melihat kembali para punggawa menerjang lawan di atas lapangan dapat kita soraki dan beri semangat dimanapun berada. Meski dengan berbagai protokol kesehatan yang njlimet, ku tetap bersyukur, soalnya di tengah wabah seperti ini, kemungkinan bakal di mainkan tanpa penonton. Otomatis membuat pemasukan tiket untuk klub seret. Namun, pemilik PS Sleman yang baru ini masih berkomitmen untuk melanjutkan Liga. Dan bahkan, kabar terakhir hampir 100% pemain yang masih terikat kontrak bersama PSS masih dapat di pertahankan. Termasuk Coach Dejan yang masih mau menangani PS Sleman di tengah pandemic ini.

                Menyoal tentang keuangan klub di tengan pandemic seperti ini, secara logika akan lebih banyak pengeluaran dari pada pemasukan. Secara Federasi mewajibkan pemain di tes beberapa hari sebelum laga. Dan it utu gak murah. Jika di hitung 1 kali tes swab untuk 1 orang di kisaran 2 hingga 1,7 juta rupiah. Untuk 1 kali sesi bisa di hitung bukan berapa membengkaknya klub hanya untuk melakukan swab tes ? . kekhawatiranku adalah apakah pemilik baru PS Sleman ini mampu untuk menyuntikkan dana untuk PS Sleman?, Dapat bertahankah ?, padahal pendemi sialan ini tak tau kapan akan berakhir.

                Tapi tanggapan dari pak Marco selaku Dirut dari PS Sleman, tetap semua kewakiban pemain dan fasilitas tetap terpenuhi dan PS Sleman mantap menargetkan 5 besar di liga musim ini. Pernyataan pak Marco ini menjadi penanang menurutku, sehingga terlihat PS Sleman tidak pincang saat menjalani Liga 1 musim ini. Yaa semoga saja langkah yang di ambil oleh PT PS Sleman selama menjalani liga tetap lancar dan sesuai dengan rencana awal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 #TulisanRingan : LIGA INDONESIA, KAPAN?

"Bengal Brigade" Ultras ber-Akulturasi

13 #BacktoFuture : Sejarah yang terulang PS Sleman 2018