10 #TulisanRingan : Hampa Tanpa Laga


         Gairah hidup sedikit banyak berkurang saat sepak bola "ndekem" tanpa kejelasan. Akhir tahun 2020 lalu, terdengar ketok palu untuk melanjutkan kompetisi yang akhirnya memalukan diri sendiri yang terlihat kurang kompetensi. Kecakapan Federasi cukup di pertanyakan ketika peluit kick-off yang harusnya tersaji terdengar. Malah statmen mengecewakan yang terdengar, beberapa hari menjelang hari-H. Bukan sebuah hal yang baru Federasi yang mestinya lebih tau cara mengelola sebuah Liga dengan baik, malah melakukan blunder yang tak karuan efeknya. Sebagai contoh di tahun 2015, yang Liga bermula ISL terus berubah nama jadi QNB League karena cuannya lebih gede, dengan semalam langsung berubah begitu saja tanpa ada prosedur yang jelas. Sebelumnya muncul wacana untuk menghentikan liga 2020 lalu membuka kompetisi baru di tahun berikutnya. Mungkin sudah kepalang tanggung cuan sudah masuk jadi enggan untuk menerima saran yang masuk akal. Yang akhirnya menyerah juga untuk tidak melanjutkan kompetisi di tahun 2020. Otomatis vakum lagi karena PHP lagi. Entah mau berapa kali supporter, pemain dan klub jakdi bulan - bulanan Federasi ya yang gitu - gitu aja. 
       Sekian lama menanti, baru protokol kesehatan muncul sebagai solusi agar Liga bisa berjalan. Batinku", Lah wingi ki ngopo lagi kepikiran saiki". Ah.. ga habis rasanya mengkritik Federasi yang bebal telinganya. Klub sudah berusaha untuk berevolusi, tapi Federasi malah seakan hibernasi. Izin di kantongi tapi ya tetep ada saja yang mencibir di sebutnya piala ecek - ecek. Entah ini bukti memang kinerja Federasi dinilai kurang berkompeten atau emang orangnya kurang literasi. Ahhh... Sudahlah...
        Piala Menteri terlaksana dengan tanpa penontonpun segera di gelar. Mengesampingkan suksesnya gelaran dan kesoktahuanku soal broadcasting. Tapi menurutku masih kurang inovatif dari segi penyiarannya. Mulai angle kamera, replay di tambah mengecilkan gambar lapangan saat iklan masuk. Cukup mengganggu pengalaman meononton. Byuhhh... Layar e dadi antman... Yaaa ada kritikan tapi lihat besok ketika liga berjalan apakah akan sama saja? . O..iya .. soal liga tahun ini mau di buat 6 series model IBL yang sudah jalan duluan. Sebagai supporter, aku pribadi belum ada gambaran mengenai liga tahun ini. Yaa.. aemoga berjalan baik-baik saja. Masih cukup khawatir kondisi yang saat ini malah wabah meningkat. Semoga rencana bukan sekedar wacana. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 #TulisanRingan : LIGA INDONESIA, KAPAN?

"Bengal Brigade" Ultras ber-Akulturasi

13 #BacktoFuture : Sejarah yang terulang PS Sleman 2018