"Bengal Brigade" Ultras ber-Akulturasi
Bengal Brigade Adalah salah satu Ultras India yang sangat progresif hingga saat ini di Indian Super League (ISL). Sebagai pendukung dari SC East Bengal, Bengal Brigade menjadikan warna baru dalam mendukung sebuah klub di india. Bengal Brigade yang awalnya terbentuk dari 10 orang saja di tahun 2013, berkembang semakin besar hingga saat ini. Revolusi sebagai supporter di India yang beraliran Ultras, Bengal Brigade menggunakan ciri khas dengan Giant Flag, Flare dan melakukan chant serta koreo khas dari Ultras pada umumnya. Namun, menjadi hal baru dan pertama kali di kawasan asia selatan. Di nobatkan sebagai Ultras terbaik urutan ke-2 versi copa90.
Bengal Brigade juga mendukung tim kriket yang dimana sangat populer di India.Selain itu, Bengal Brigade menampilkan acara "Tunes Of Colony" pada poerayaan 100 tahun klub berdiri pada 31 juli 2019 yang lalu. Rasisme dan Imigran Ilegal yang masih tinggi di kalangan supporter dan masyarakat India, menjadi perhatian khusus di sana. seperti di tahun 2020 lalu dimana SC East Bengal melawan ATK Mohun Bagan yang biasa di sebut kolkata derdy, dimana terdapat spanduk yang menyatakan "Kami membeli tanah dengan darah kami, bukan dengan kertas", (Rokto Diye Kena Maati, Kaagjo Diye Noy). Selain itu, Bengal Brigade juga vokal untuk tidak menggunakan chant - chant rasis yang masih banyak terjadi juga di India. Sehigga dengan hal itu, ada harapan bahwa pengurangan chant yang berbau rasisme dapat di tekan. Banyak chant yang di modifikasi dan di adopsi dari eropa. contohnya "Um giorna all'improvviso" dari Napoli fans dan "Allez Allez Allez" dari Liverpool fans.
Komentar
Posting Komentar