8 #TulisanRingan: Merindu dan Keresahan untuk PS Sleman
Sampai detik ini ku hingga lupa kapan terakhir “nribun”. Merindukan tribun dan PS Sleman yang cukup memberika “ Shock Therapy ” dalam hidup. Ada sesuatu yang kurang saat ku melewati hari – hari. Jangankan “nribun”, hari ini tanggal berapa pun aku juga sudah sedikit lupa. Setiap hari hanya bermimpi masuk ke stadion yang riuh dengan suara chant – chant yang masih berusaha di lafalkan agar ku tak ku lupa. Ahhh… entah kapan ini akan terjadi seperti ini, ku sudah amat rindu dengan PS Sleman, tribun dan melafalkan chant. Mungkin ketika pandemik ini sudah berakhir, ku ingin sekali mendatangi “rumah” di Maguwoharjo. Tapi kapan ?, Jika rindu saat ini, yang mungkin ku lakukan hanya sekedar lewat dan berhenti sejenak untuk mengobati sedikit rinduku ini. Rasanya ini kali keduaku rindu dengan PS Sleman sebelum gempa dan erupsi tahun – tahun sebelumnya. Gempa 2006 yang cukup mengguncang hingga PS Sleman harus berhenti di tengah kompetisi karena terkena dampak baik materi maupun psikis. Tahun 2010 p...