03 #BacktoFuture : Keganasan PS Sleman Berlanjut tahun 2004



https://sleman-football.com/daniel-roekito-dan-indahnya-musim-2004-2005/

   Menyambut kompetisi Liga Divisi Utama Bank Mandiri 2004, PS Sleman mulai berbenah. Di awali dengan kembalinya home base di stadion Tridadi, yang sebelumnya menempati stadion Mandala Krida. Euphoria masih terasa akan prestasi PS Sleman yang bisa di bilang melejit bersama coach Yudhi Suryata. Namun, Keharmonisan PS Sleman dengan coach Yudhi Suryata ternyata hanya berlangsung 1 musim. Coach Yudhi Suryata yang sebelumnya membawa PS Sleman Berjaya di kompetisis Divisi Utama 2003 di pinang oleh Persipura jayapura menggantikan Rudi W. Keltjes. Manajemen bergerak dengan cepat untuk menggantikan nahkoda PS Sleman, rumor calon pengganti Coach Yudhi mulai bermunculan. Mulai dari Yusack Susanto, Saimin Diharja, Mohammad Ali Hadad,  Mundari Karya, Sinyoe Aliandoe, Bambang Nurdiansyah hingga assisten pelatih Timnas saat itu Rahmad Darmawan. Namun, Ketua PS Sleman kala itu, Ibnu Subiyanto dengan mengejutkan menunjuk Daniel Roekito sebagai pelatih anyar PS Sleman.
   Setelah penunjukan Danie Roekito sebagai pelatih baru PS Sleman, manajemen pun mulai untuk memburu pemain yang di inginkan coach Danie Roekito. Mulai dari Joice Sorongan, M. Soleh dan Nugroho Adianto (Persita Tanggerang), Hadi Hamzah (Persim Maros), Ilham Hasan dan Bona Simanjuntak (Barito Putra), Eko Budi Santoso (Petrokimia Gresik), Yunianto Budi (PSM Makasar), Fajar Listiantoro dan Johan Yuniarto (Persijatim Solo FC). Pemain lama juga di pertahankan oleh manajemen PS Sleman seperti Prasetyo Sugianto, Didik Tri Yulianto, Edi Supriyadi, Wahyu Teguh, Kahayudi Wahyu Widodo, M. Ansori, Seto Nurdiyantoro, Andri Siswanto, Slemat Riyadi, M. Eksan. Pemain asing juga turut di pertahankan diantaranya Marcelo Braga, Anderson da Silva dan Deca “dos” Santos. Penambahan Striker Francis Wollo dari Persim Maros dan Alex dos Santos di harapkan dapat menjadi opsi saat PS Sleman mengalami kebutuhan gol. PS Sleman mempunyai 5 pemain asing (maksimal yang harus di miliki 1 klub), namun hanya bisa 3 pemain yang bisa di turunkan. Hal, itu dapat memperingan kerja dari coach Daniel Roekito yang dapat mengubah gaya bermain Super Elja pada waktu itu.
   Super Elja tampil di awal kompetisi dengan banyak hasil seri, hingga pekan ke 10 PS Sleman hanya mampu mengumumpulkan 15 poin. Hasil dari 6x seri, 3 kemenangan dan 1 kekalahan. Catatan saja untuk kompetisi 2004 perserta yang ikut hanya berjumlah 18 klub, berbeda di tahun sebelumnya yang mencapai 20 klub. Francis Wollo yang merupakan salah satu Striker PS Sleman kala itu, di rundung masalah kebugaran. Di pertengahan musih ia di coret dan di datangkan Ndolar Blaise dari Persita Tanggerang. PS Sleman segera tancap gas di peruh kedua. Mendatangkan Ndolar Blaise memang tidak salah, performa PS Sleman cukup melejit di Paruh kedua. 6 pertandingan dilalui tanpa kekalahan. Setelahnya tersandung atas “Juku Eja” 6-2 di stadion Makasar. Selebihnya Super Elja tetap tancap gas tanpa kekalahan. Performa tersebut menghantarkan kembali PS Sleman menduduki posisi 4 di bawah Persebaya Surabaya yang menjasi Champion, lalu di ikuti PSM MAkasar dan Persija Jakarta. Dengan raihan 14 kemenangan, 11 Seri dan 9 kekalahan. Dari segi produktifitas gol Laskar Sembada cenderung seimbang 39 memasukan dan 37 kemasukan. Kembali “predator” PS Sleman Marcello Braga tampil sebagai top skor tim dengan raihan 15 gol, Tertinggal 7 gol dari Ilham Jaya Kusuma bersama Persija dengan raihan 22 gol. Pemain Terbaik saat itu di sabet Ponaryo Astaman bersama PSM Makasar dan Jacksen F. Tiago menjadi pelatih terbaik bersama Persebaya Surabaya.
   Itulah histori PS Sleman yang cukup membuat klub yang di segani pada waktu itu, di sisi pemain cukup seimbang antar pemain. Sehingga skema coach Daniel Roekito cukup banyak opsi untuk mengubah pola permainan sesuai kebutuhan tim dan menyesuaikan pola permainan lawan. Seperti biasa, banyak sekali rumor – rumor Di PS Sleman yang beredar mulai dari pengaturan skor, Suap dan lain lain. Namun, di samping hal itu semua. Histori PS Sleman tetap akan membekas hingga sekarang ataupun nanti. Enjoy PS Sleman dan Chill …

Sumber yang di himpun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 #TulisanRingan : LIGA INDONESIA, KAPAN?

"Bengal Brigade" Ultras ber-Akulturasi

13 #BacktoFuture : Sejarah yang terulang PS Sleman 2018