#AwalMula REAKSI
Sampai tulisan ini ku buat pagi
tanggal 17 Januari 2020, tidak ada statmen apapun dari pihak PS Sleman. Menilik
akun twitter dari CEO PS Sleman bapak fatihpun tidak pernah aktif lagi sekitar
1 bulan. Ku lihat reaksi yang di timbulkan setelah pengumuman resmi dari klub
menimbulkan gejolak luar biasa. Forum besar dari Brigata Curva Sud (BCS) dan
Sleman Fans yang lain pun di lakukan. Pergerakan supporter yang sangat luar
atas kepedulian klub bumi sembada ini. Seperti kata seto yang ku kutip dari
podcast Elja Radio bersama Sleman Footbal “Berjuanglah demi PSS bukan hanya
untuk saya, saya hanya sebagian kecil dari PS Sleman”, BCS dan Sleman Fans
merumus tuntutan yang pernah di layangkan setahun lalu. Aku pikir ini adalah
sebuah akhir dari kesabaran dari supporter untuk PT. Putra Sleman Sembada yang
tak nampak serius dalam menanggapi serius tuntutan tersebut. Mengutip dari
laman resmi bcsxpss.com ku lihat butir butir catatan di sana memang tak ada
satupun tuntutan yang terlaksana . Mulai dari Program Pembinaan Usia Muda, Mess
pemain, Lapangan untuk latihan,Pemanfaatan media klub, Penghapusan peran ganda,
Penylenggaraan pertandingan yang professional hingga SOP perusahaan yang masih
belum rapi. Menurutku ini adalah sebuah keanehan selama 1 tahun masih belum bisa
terlaksana 1 pun. Sekali lagi, sangat di sayangkan sekali ketika PT sangat
tidak ramah dengan supporter sendiri. Sebenarnya yang ku lihat selama ini
adalah adanya gap yang terjadi antara klub dan management sendiri. Komunikasi
antara supporter dan management yang sangat tidak terjalin dengan baik. Serta
supporter hanya di anggap sebagai konsumen oleh management. Entahlah apa yang
sedang di lakukan management saat ini.
Malam itu keputusan di forum sudah
di putuskan, dengan berat hati dengan keputusan tersebut BCS MEMBOIKOT seluruh
pertandingan PS Sleman atau beberapa orang yang berada dalam tubuh PS Sleman
yang terlihat tidak berkompeten di keluarkan Kurasa ini adalah sebuah kewajaran
dari supporter dan hanya ini yang bisa di lakukan oleh supporter. Ini adalah
sebuah perjuangan, Ini tentang kebanggaan dan Kemajuan PS Sleman. Batu yang
keras akan tetap berlubang ketika di tetesi dengan air secara terus menerus,
mungkin itu yang ku lihat dari BCS dan Sleman Fans yang lain untuk mendobrak
keklolotan yang terjadi di tubuh PT. PSS. Pelan tapi konsisten menggerus
kerasnya kekolotan sikap yang di tunjukan oleh PT.PSS. Semoga dengan pergerakan
ini PT segera berbenah, untuk PSS kami dan untuk kabupaten kecil ini.
PILIH MEREKA YANG TIDAK
BERKOMPETEN ATAU KAMI YANG KELUAR ?

Komentar
Posting Komentar