Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

9 #TulisanRingan : PS Sleman Kembali

                 Akhirnya perjalanan yang sempat mandek karena virus sialan itu dapat di kompromikan oleh Federasi. Dahagaku untuk melihat kembali para punggawa menerjang lawan di atas lapangan dapat kita soraki dan beri semangat dimanapun berada. Meski dengan berbagai protokol kesehatan yang njlimet , ku tetap bersyukur, soalnya di tengah wabah seperti ini, kemungkinan bakal di mainkan tanpa penonton. Otomatis membuat pemasukan tiket untuk klub seret. Namun, pemilik PS Sleman yang baru ini masih berkomitmen untuk melanjutkan Liga. Dan bahkan, kabar terakhir hampir 100% pemain yang masih terikat kontrak bersama PSS masih dapat di pertahankan. Termasuk Coach Dejan yang masih mau menangani PS Sleman di tengah pandemic ini.                 Menyoal tentang keuangan klub di tengan pandemic seperti ini, secara logika akan lebih banyak pengeluaran dari pada pemasukan....

8 #TulisanRingan: Merindu dan Keresahan untuk PS Sleman

Sampai detik ini ku hingga lupa kapan terakhir “nribun”. Merindukan tribun dan PS Sleman yang cukup memberika “ Shock Therapy ” dalam hidup. Ada sesuatu yang kurang saat ku melewati hari – hari. Jangankan “nribun”, hari ini tanggal berapa pun aku juga sudah sedikit lupa. Setiap hari hanya bermimpi masuk ke stadion yang riuh dengan suara chant – chant yang masih berusaha di lafalkan agar ku tak ku lupa. Ahhh… entah kapan ini akan terjadi seperti ini, ku sudah amat rindu dengan PS Sleman, tribun dan melafalkan chant. Mungkin ketika pandemik ini sudah berakhir, ku ingin sekali mendatangi “rumah” di Maguwoharjo. Tapi kapan ?, Jika rindu saat ini, yang mungkin ku lakukan hanya sekedar lewat dan berhenti sejenak untuk mengobati sedikit rinduku ini. Rasanya ini kali keduaku rindu dengan PS Sleman sebelum gempa dan erupsi tahun – tahun sebelumnya. Gempa 2006 yang cukup mengguncang hingga PS Sleman harus berhenti di tengah kompetisi karena terkena dampak baik materi maupun psikis. Tahun 2010 p...

08 #BacktoFuture Menapaki PS Sleman ISC B 2016

Gambar
Melaunching tim pada 27 april 2016, PS Sleman memastikan diri untuk siap mengikuti ISC B (Indonesian Soccer Championship). Penunjukka Coach Seto Nurdiyantoro sebagai juru strategi PS Sleman cukup mengejutkan waktu itu, pasalnya kandidat kuat pelatih PS Sleman adalah Coach Jaya Hartono. Namun, sebenarnya Seto Nurdiyantoro tidak asing bagi PS Sleman. Karena, kita semua mengetahui bahwa Coach Seto Nurdiyantoro adalah salah satu mantan pemain yang di besarkan oleh PS Sleman. Selain itu, 26 pemain dinyatakan siap untuk membela PS Sleman pada tahun tersebut. Manajemen saat itu, cukup aktif dalam mencari pemain. Bisa di katakana pemain – pemain yang di datangkan pada musim itu cukup mumpuni, diantaranya adalah memborong pemain dari PSIM ; Eko Pujiyantoro, Oya Winaldo dan Tulus Saptianto. Lalu ada Deny Rumba dan Busari yang datang dari Madura United. Mahardiga Lasut dari Persija, Tri Handoko dari Persis Solo dan Rizky novriansyah dari Persiba Balikpapan. Selain itu ada pemain yang di pertaha...

7 #Tulisan ringan : Sedikit Cerita Dari GATE 13 Ultras Panathinaikos

Gambar
Kultur Ultras Yunani tidak banyak yang tau di Indonesia, Apa ada yang tau ?, Perkenalkan “Gate 13” Supporter beraliran Ultras dari klub Panatinaikos FC yang cukup terkenal di Eropa. Nama, “Gate 13” berawal para supporter yang sama – sama menyaksikan Panatinaikos di Athens Olympic Stadium dari gerbang 13 untuk masuk. Meski begitu Gate 13 baru resmi di gunakana pada tahun 1962 atau 1963, sebelumnya supporter ini menamakan diri S.F.O.P ( Syllogos Fillathlon Spadon Pananthinaikou ). logo Di ambil dari Copa 90, Secara tradisi sebenarnya Ultras di eropa jarang sekali eksis lebih dari 20 tahun, namun “Gate 13” manunjukkan eksistensi dan salah satu representasi yang masih eksis meski mengalami masa – masa sulit tersebut. Berdiri pada tahun 1963 dan di kenal sebagai ultras terbesar di Yunani, Gate 13 cukup atraktif dalam mendukung timnya, dengan giant flag, flare dan koreo serta chant di setiap Panathinaikos berlaga di Athens Olympico Stadium.Loyalitas yang di perlihatkan bukan hanya ...

07 #Backtofuture : "Calciopoli" 2014

Di tengah ketidak pastian roda kompetisi Liga Divisi Utama 2014, PSSleman tetap melakukan persiapan tim untuk berkompetisi di tahun tersebut. Meski pihak dari manajemen dan sebagian kontestan yang ikut dalam kompetisi Liga Divisi Utama berharap bulan februari 2014 bergulir, namun sayangnya masih dalam persoalaan klasik di kepengurusan penylenggara. Dan PSS masih berhak mengikuti kompetisi resmi PSSI yang sebelumnya masih ikut dalam kompetisi LPIS yang di lebur oleh PSSI di bawah naungan PT LI . PS Sleman memulai menggaet pelatih Hery Kiswanto yang sebelumnya menangani Madiun Putra sebagai pelatih kepala PSS menggantikan Lafran Pribadi yang sebelumnya sukses menggondol trophy Liga Divisi Utama 2013 LPIS. Selesai urusan dengan pelatih, manajemen segera mencari pemain untuk menambal pemain pergi dari tim. Dan manajemen berhasil mendatangkan pemain baru di bursa transfer di antaranya Guy Junior yang sebelumnya memperkuat PSBK Blitar, Rasmoyo yang pindah dari Persidafon Dafonsoro dan He...

6 #TulisanRingan : Candu Rindu

     Ku mula mengetik tulisan ini dengan bermodalkan laptop pinjman yang sudah usang. Dimana tidak semua angka dan huruf tak tersingkron dengan baik. Namun, biarakan aku melanjutkan dengan apa yang aku bisa lakukan di rumah. Di tengah pandemi yang tak kunjung selesai, di rumah adalah himbauan dari pemerintah untuk saat ini. Hingga keadaan lengang dan sepi. Sebuah makhluk yang tak kasat oleh mata berhasil menumbangkan banyak orang di dunia. Bak seperti artis yang di bicarakan oleh media, makhluk kecil ini terus menggila menebarkan ancaman yang pelan-pelan membuat banyak orang sangat ketakutan. Ketakutan terjangkit dan tumbang seperti yang sudah  sudah. Maka, membuat keputusan untuk di rumah saja ku rasa wajar seperti halnya di bagian negara lain untuk menghentikan pandemik yang tak kunjung reda.          Sepak bola yang merupakan salah satu mukjizat dai Tuhan  yang menurutku banyak sekali sekelumit di dalamnya terkena dampaknya yang...

06 #Backtofuture : Cerita PS Sleman 2013

Gambar
        PSS mulai berbenah untuk mengarungi kompetisi Divisi Utama LPIS di musim 2013. Musim sebelumnya PS Sleman menempati urutan 7 klasemen akhir di grup 2 kompetisi Divisi Utama LPIS 2012. Atmosfer sepak bola pada waktu itu  sedang benar benar kurang stabil, dimana kompetisi “tandingan” dari PT LPIS buatan Djohar Arifin Panigoro berseteru dengan PT Liga Indonesia PSSI. Tidak hanya Liga yang mengalami dualisme, namun beberapa tim juga mengalami dualisme pula. PS Sleman segera menunjuk Coach Hanafi untuk mengisi posisi pelatih, yang sebelumnya menangani Madiun Putra. Manajemen tim segera melakukan pencarian pemain untuk melengkapi skuad PS Sleman di tahun 2013. Pemain yang berhasil di boyong oleh PS Sleman diantaranya Monieaga, Waluyo, Abda Ali. Tidak lupa pula Noh Alam Syah , Juan Revi, Aji Saka, Wahyu Gunawan dan Anggo Julian di borong oleh PS Sleman dari malang. Bahkan Striker Sekelas Budhi Sudarsono pun mendarat di Bumi Sembada. Pemain lama juga tetap di p...

5 #TulisanRingan : Ultras Lech "01

Gambar
Poznan Dance Ultras Lech "01      Poznan Dance . Siapa yang tak tahu dan supporter mana yang tidak melakukan poznan dance ?, Bagi yang sering di tribun pasti pernah lihat bukan secara langsung poznan dance. Poznan dance adalah salah satu perayaan yang di lakukan oleh sejumlah supporter dengan berdiri dan membelakangi lapangan diiringi dengan lompat kecil sambil saling merangkul satu sama lain. Sangat melekat dengan supporter Manchester City yang sering melakukan poznan dance ini. Namun, sebenarnya poznan dance dikenal oleh supporter Manchester City pada saat UEFA Europe League melawan Lech Poznan. Supporter Lech poznan atau di kenal dengan Lech 01 melakukan dance poznan tersebut, meski Lech Poznan kala itu kalah 3-1 dari Manchester City. Sebenarnya Lech 01 sudah melakukannya sejak 1961. Namun, di populerkan oleh supporter Manchester City pada tahun 2010. Seketika langsung menjadi trend dan meluas hingga sekarang.      Cukup menarik ke...

4 #TulisanRingan : Penopang Sayap Elang Jawa

Gambar
     Bagus Nirwanto atau “Munyeng” seorang capitano di PS Sleman yang akhir – akhir ini di bandingkan oleh pemain baru yaaaa sebut saja “Arthur”. Ku lihat ulasan yang di buat treath di Twitter oleh anti kritik. Benar -  benar obyektif dalam menyampaikan performa PS Sleman. Namun tetap di soroti soal bek kiri, ketika ku lihat berita online, rasanya kurang pas ketika Media Online itu bilang jika penyebab gol dari PS Sleman saat melawan Persib Bandung adalah kesalahan dari Munyeng. Hmm yahhh benar memang pemain yang pernah membela Perserui Badak Lampung ini memecah rekor ketika bermain sebagai starter hingga pekan ketiga. Tapi ku lihat sendiri performanya masih kurang. Sebenarnya saat bursa transfer, ku masih mempertanyakan pemain satu ini. Bukannya meremehkan atau bagaimana, tapi statistik di musim sebelumnya pun tidak di jadikan pilihan utama, pasti ada sesuatu bukan bila seorang pemain jarang sekali di turunkan di liga resmi seperti Liga 1 ?, Ku bukan seorang pengama...

3 #TulisanRingan : Tragedi Heysle

Gambar
     Final Piala Champion atau Liga Champion 985 mempertemukan Liverpool dan Juventus. Saat itu, Liverpool sedang dalam trend positif karena mencoba mempertahankan kembali gelar Piala Champion yang di menangkan musim sebelumnya. Sedangkan Juventus, sedang dalam puncak peforma karena tak menelan kekalahan sekalipun selama Piala Champion 1985. Saat itu masing – masing klub juga di perkuat Michael Platini di Juventus dan Liverpool ada Kenny Dalgish.      Stadion Heysle berada di kota Brussel, Belgia. Yang kala itu, sebenarnya tidak terlalu terawat dan jarang di gunakan. Yang bahkan menurut The Times, Presiden klub Gianpiero Boniperti dan CEO Liverpool Peter Robinson sampai meminta pada UEFA untuk memindahkan lokasi final tersebut karena kurang sekali dari sisi penunjang sebagai stadion yang di gunakan untuk final piala Chamnpion 1985. Namun, LA Republica permintaan kedua belak pihak akhirnya di tolak, yang artinya pertandingan tetap berlangsung ...

05 #Backtofuture : Peliknya Persoalan PSS dan Liga 2007

Gambar
Super Elja mulai berbenah untuk mengikuti kompetisi Divisi Utama 2007 yang akan di selenggarakan pada bulan  10 Februari   2007 . Kerangka tim yang sebelumnya di bentuk harus di ulang di karekan PS Sleman telah membubarkan tim pasca gempa DIY 2006 silam. maka praktis, manajemen harus membentuk tim dari awal lagi. Dengan masih di adakan turnamen Piala PSS untuk seleksi pemain baru yang akan masuk di sukad PSS, manajemen juga mulai mecari pemain – pemain baru. Namun, laskar sembada awalnya di tawari pelatih dan 5 pemain asing oleh seorang agen yang berasal dari Argentina.   Pelatih tersebut adalah Horacio A Morientez, dan 5 pemain tersebut adalah Gaston Castano, Ramon ikuantino, Juan Batalla, Leandro Barella dan Ariel Ortega. Namun, untuk Ariel Ortega belum dapat kepastian untuk ke Bumi Sembada. Dalam masa ini PSSleman mencoba bekerja sama dengan Boca Juniors dan rekomendasi pemain dan pelatih berdasarkan oleh Carlos Cambon Pelatih PS sleman yang masih berada di Argentina...

03 #TulisanRingan : Nama PSS kuno ?

Gambar
Mungkin teman – teman pernah dengar sentilan sesorang dengan statmen yang kurang lebih begini,”Kenapa sih namanya PSS, buka Sleman City Club atau Sleman Soccer Club ?”. Mungkin untuk menjawab pertanyaan hal semacam ini beberapa Slema Fans masih bingung buat jelasinnya ?, Atau cuman di jawab sebisanya apa malah benci sama orang yang Tanya hal itu ?. Untuk menjawab ini sebenarnya cukup panjang, karena ini berhubungan erat dengan tahun dimana LIga Indonesia melebur menjadi satu. Yaaa… sudah banyak sih artikel yang membahas hal ini, tapi tetap ku tulis di rubik ini dengan tagline #Resonansi. Oke kita coba mulai … PS Sleman terbentuk pada tahun 1976, jauh sebelum PSSI terbentuk (1930). Namun, PS Sleman bukan sebuah klub pada awalnya. Sama halnya seperti klub di luar negeri, PS Sleman terbentuk karena sebuah kemunitas pecinta bola yang bersatu. Saat itu 5 komunitas (yang ku bilang sebelumnya adalah klub). Dan membentuk sebuah perkumpulan yang di namai PS Sleman. Dan menjadi sat...

004 #BacktoFuture : Melihat kembali PS Sleman di Divisi Utama 2006

Gambar
           Di tahun ini, yaitu tahun 2006 perjalanan PS Sleman cukup banyak halangan mengingat pada tahun tersebut adalah puncak dari penurunan prestasi dari PS Sleman. Mengingat di akhir musim PS Sleman harus mudur di tengah kompetisi lantaran masalah bencana alam yang meluluh lantahkan DIY. Tanda – tanda penurunan tersebut sebenarnya sudah terlihat kala PS Sleman mengganti nahkoda kepelatihan yang mulanya adalah Daniel Roekito yang hijrah ke Persik Kediri dan manajemen klub akhirnya menjatuhkan pilihan pada sosok Mundari Karya, yang notabene di musim 2005 adalah Assiten pelatih di Pelita Krakatau Steel. Mengalahkan calon – calon pelatih lainnya seperti Iwan Setiawan, Yudhi Suryata dan Yusack Susanto. Namun, sayang sekali karena adanya penyakit yang di derita oleh coach Mundari Karya (Operasi Ginjal), yang sebelumnya hanya mendampingi PS Sleman 1 laga resmi melawan Arema Malang di Copa Dji Sam Soe. Manajemen bergerak cepat untuk mendapatkan penggati dari...

03 #BacktoFuture : Keganasan PS Sleman Berlanjut tahun 2004

Gambar
https://sleman-football.com/daniel-roekito-dan-indahnya-musim-2004-2005/    Menyambut kompetisi Liga Divisi Utama Bank Mandiri 2004, PS Sleman mulai berbenah. Di awali dengan kembalinya home base di stadion Tridadi, yang sebelumnya menempati stadion Mandala Krida. Euphoria masih terasa akan prestasi PS Sleman yang bisa di bilang melejit bersama coach Yudhi Suryata. Namun, Keharmonisan PS Sleman dengan coach Yudhi Suryata ternyata hanya berlangsung 1 musim. Coach Yudhi Suryata yang sebelumnya membawa PS Sleman Berjaya di kompetisis Divisi Utama 2003 di pinang oleh Persipura jayapura menggantikan Rudi W. Keltjes. Manajemen bergerak dengan cepat untuk menggantikan nahkoda PS Sleman, rumor calon pengganti Coach Yudhi mulai bermunculan. Mulai dari Yusack Susanto, Saimin Diharja, Mohammad Ali Hadad,   Mundari Karya, Sinyoe Aliandoe, Bambang Nurdiansyah hingga assisten pelatih Timnas saat itu Rahmad Darmawan. Namun, Ketua PS Sleman kala itu, Ibnu Subiyanto dengan mengeju...

02 #BacktoFuture : Perjalanan PS Sleman di Kompetisi Divisi Utama Tahun 2003

Gambar
   Dengan bergulirnya kompetisi Liga Divisi Utama Bank Mandiri 2003, PS Sleman masih berhak untuk mengikuti kompetisi di tahun itu karena pada tahun sebelumnya PS Sleman berhasil bertahan di klasemen akhir di posisi 7 wilayah timur. Dengan format 1 wilayah pada tahun tersebut, sebenarnya PS Sleman sedikit pesimis dengan peta kekuatan tim – tim yang berpartisipasi pada tahun itu. Maka, dari itu PS Sleman pun hanya menargetkan lolos dari jurang degradasi atau tetap bertahan di Divisi Utama agar dapat tetap berkompetisi di tahun berikutnya. Dengan penunjukan pelatih baru PS Sleman yang sebelumnya di pegang oleh Coach Suharno. Penunjukan Coach Yudhi Suryata menjadi hal yang mengejutkan. Selain Sebelunya kandidat yang ada untuk menangani PS Sleman pada waktu itu adalah pelatih – pelatih yang cukup kenyang pengalaman seperti M Zein Alhadad, Heri Kiswanto, Riono Asnan, dan Yussack Sutanto . Dengan di umumkannya pelatih Yudhi Suryata oleh ketua PS Sleman Ibnu Subiyanto, maka keperca...

#2 TulisanRingan Identitas Bendera

Gambar
       Jika kita melewati jalanan di seputaran kabupaten Sleman, adakah yang mengira atau melihat adanya bendera dengan berbagai ukuran yang bermacam namun dengan dominasi warna yang sama ?, Terkadang hijau putih hijau, hijau hitam hijau atau hijau putih hijau dengan logo PS Sleman di tengahnya. Yah, yang aku dengar ini adalah cara Sleman fans untuk menunjukkan “daerah”-nya. Menjadi supporter di Sleman bisa di bilang beruntung, karena dengan tidak adanya larangan untuk memasang bendera di tmpat umum. Entah di kota lain di perbolehkan atau tidak, namun yang jelas terlihat di Sleman cukup massive untuk memasang bendera dengan corak logo candi ini. Meskipun awalnya bendera adalah untuk sarana komunikasi, namun dalam kenyataanya lebih dari itu, bendera dan Sleman Fans adalah bentuk dari dedikasi untuk klub sekaligus untuk menunjukkan eksistensi Sleman Fans itu sendiri. Selain itu, sebagai media efektif yang secara tidak langsung bendera yang terpasang di sepanjang jala...

#4 Renungan

Hari ini, ku melihat notifikasi handphoneku siang tadi. Dan betapa terkejutnya aku ketika melihat notifikasinya yang berisi tentang PS Sleman yang melakukan pers converens secara terbuka. Yang bahkan tidak biasa di lakukan oleh mereka di balik klub kebangganku ini. Ku berkata dalam hati, tumben ada apa ini. Pikiranpun melayang dan mengingat ketika ada berita soal Investor baru. “Apa iya seperti ini pengumuman investor barunya ?, gak kayak Persebaya itukah?”, hati dan pikiran trus bertanya – Tanya ada apa sebenarnya. Ku mulai membiasakan diri untuk menutup semua pertanyaan yang ada di pikiranku saat itu. Ku tutup handphoneku dan hari berlanjut hingga sore dan tak terlalu terkejut yang ternyata di sana duduk mantan pemain persema malang yahh Irfan Bachdim. Senang, namun tak terkejut kegirangan. Kembali pikiranku tak terlena dengan sel otakku mengingat 8 tuntutan yang di layangkan oleh Sleman Fans hingga saat ini tak ada titik terang. Bukan sebuah propaganda yang di tanamkan, tapi sebuah ...

#1TulisanRingan : Julukan Unik Sang “Super Elang Jawa

Gambar
     Sebenarnya ku masih terlalu jauh untuk memikirkan hal ini, atau mungkin aku terlalu kritis untuk apa pertanyaan ini muncul di pikiranku. Kata kita yang sering kita gunakan untuk memuja tim kebanggaan PS Sleman. Mulai dari Super Elang Jawa (Super ELJA), Laskar Sembada, kabupaten itali dan sebagainya. Jika kata Laskar Sembada jelas itu adalah di ambil dari “SLEMAN SEMBADA” yang merupakan slogan dari Sleman itu sendiri. Bukan singkatan SEMBADA ( Sehat, Elok dan Edi, Makmur dan Merata,Bersih dan Berbudaya,  Aman dan Adil, Damai dan Dinamis, Agami) yang di sematkan untuk PS Sleman. Menurutku itu, merujuk dari kata “SEMBADA” (di baca; Sembodo) dalam bahasa jawa yang berarti secara singkat adalah “tanggug jawab”.        Namun, aku lebih menyoroti Super elang jawa (Super ELJA) yang pasti sering terdengar dan merujuk pada PS Sleman. Yang aku tahu, Super Elang Jawa (Super ELJA) di sematkan pada tahun 2000 saat itu PS Sleman masuk ke Liga divisi utama b...

#01BacktoFuture : Sejarah Singkat Perjalanan PS Sleman hingga 2019

Gambar
PSS berdiri pada tanggal 20 mei 1976 yang di prakarsai oleh Suryo Saryono, Sugiarto SY, Subardi, Sudarsono KH, dan Hartadi. Perserikatan sleman turut membangun PSS waktu itu, yaitu PS Mlati, AMS Seyegan, PSK Kalasan, Godean Putra, dan PSKS Sleman. Ketua pertama PS Sleman adalah gafar anwar yang di lanjutkan oleh Drs. Suyadi. Di tahun 1979 - 1996 PS Sleman berkutat di DIvisi II regional Yogyakarta dan jateng. Barulah PSS dapat naik ke divisi I pada musim 1995/1996 yang waktu itu, PSS di pimpin oleh Drs. H. Arifin Ilyas. PSS bertahan di Divisi I selama 4 tahun dari musim 1996/1997 hingga musim 1999/2000.   Tahun itulah PSS pertama kali memijakan kaki di pentas liga nasional sebagai runner-up dan mengamankan tiket promosi ke liga divisi utama. Kiprah PSS musim 2001 kepengurusan berganti dari Drs. H Arifin Ilyas ke Drs. H. Ibnu Subiyanto, Akt. Sekaligus pergantian bupati sleman. Musim perdana PSS menempati urutan 9 klasemen akhir wilayah timur. Hingga pada tahun 2003 dan 2004 PSS d...